Narsem dan Perhutanan Sosial

Narsem dan Perhutanan Sosial

Narsem, Kader PKK Desa Gerduren, Kecamatan Purwojati, Kab. Banyumas, Jateng tak canggung saat memetakan hutan dengan menggunakan Global Positioning System (GPS) dalam pengambilan titik koordinat usulan Perhutanan Sosial pada Selasa (16/10/2018) pagi di Desa Gerduren.

Ia bersama warga desa lainnya didampingi oleh Yayasan LPPSLH Purwokerto dan Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP) turun langsung melakukan pemetaan partisipatif untuk usulan Perhutanan Sosial di desanya.

Bersama tim peta desa, ia menyusuri setiap batas hutan areal Kerja Perum Perhutani. Kadang-kadang menanjak, turun, melewati lembah dan tanah kering bebatuan ditengah terik matahari.

“Saya harus bisa, dan harus berhasil menaklukan tantangan ini” ujarnya.

Menurut Narsem, perempuan desa hutan mempunyai informasi penting dalam pengelolaan sumberdaya alam di desanya.

“Sebagian besar penggarap lahan hutan disini adalah perempuan, sehingga banyak informasi dan pengetahuan yang dimiliki tentang wilayah yang mereka kelola”

“Saya sangat bangga dengan hasil peta yang kami buat ini, semoga membawa perubahan yang lebih baik lagi melalui usulan Perhutanan Sosial yang sedang kami usulkan” terang Narsem.

Kades Gerduren, Bambang Suhartono menyatakan apresiasinya terhadap kesemangatan tim peta Desa Gerduren.

“Ini awal yang baik bagi desa kami, karena kedepannya kami akan melakukan pemetaan wilayah desa sesuai dengan Permendagri 45 tahun 2016 tentang penataan dan penegasan batas desa” ujar Bambang. (Aji Panjalu)

#perhutanansosial
#pemetaanpartisipatif #dedicationgrandmechanism #DGM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *